Kumpulan Berita
Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal dan stabilitas sektor keuangan nasional guna menjaga daya tahan perekonomian Indonesia terhadap eskalasi guncangan global.
Bank Indonesia (BI) memproyeksikan nilai kerugian akibat kejahatan siber di Indonesia berpotensi menyentuh angka USD6,2 miliar atau setara Rp110,7 triliun (kurs Rp17.858 per USD)
Terjaganya daya beli dan meningkatnya geliat ekonomi domestik menjadi fondasi utama capaian tersebut.