Kumpulan Berita
Daniel Mananta berharap pemerintah bisa segera menyelesaikan permasalahan kabut asap yang saat ini berimbas ke kualitas udara Jakarta.
Dia menjelaskan, tiga kontributor utama penyumbang PM2.5 terbesar secara berurutan adalah kendaraan diesel sebesar 33,1 persen, kendaraan bensin 26,2 persen dan polutan jenis secondary sulfate sebesar 20,4 persen.
Buruknya kualitas udara di Jakarta dinilai tidak bisa diatasi hanya dengan kebijakan jangka pendek. Perbaikan kondisi tersebut membutuhkan percepatan transisi energi serta peningkatan investasi pada pembangkit listrik berbasis energi terbarukan.