Kumpulan Berita
Pemberontakan ini tidak bertahan lama dan hanya berlangsung sekitar lima jam.
Seruan semakin keras pada Kamis (27/6/2024) untuk meminta pertanggungjawaban atas upaya kudeta militer.
Mobilisasi unit militer pada Rabu (26/6/2024) memperlihatkan Juan Jose Zuniga mengumpulkan pasukan di alun-alun.
Presiden Arce mengutuk upaya kudeta tersebut, dan menyerukan kepada masyarakat untuk bersatu.
Zúñiga adalah penentang mantan Presiden Bolivia Evo Morales, yang masih memegang pengaruh besar dalam lanskap politik.
Zúñiga kemudian dipecat dan kendaraan lapis baja terlihat meninggalkan istana, diikuti oleh tentara dan jurnalis.
Para pemimpin dari seluruh dunia mengecam tindakan tentara tersebut sebagai tindakan ilegal.
Tentara juga terlihat memasuki gedung sekitar jam 16.00 waktu setempat (2000 GMT/UTC).