Kumpulan Berita
Penguatan iklim investasi, harmonisasi kebijakan fiskal dan percepatan komersialisasi menjadi faktor penting dalam mengubah potensi minyak dan gas bumi (migas) Indonesia menjadi produksi nyata.
Kesenjangan produksi migas membutuhkan kepastian kebijakan, daya saing investasi, serta kemampuan eksekusi.
Ancaman terbesar industri hulu minyak dan gas bumi (migas) Indonesia saat ini bukan lagi sekadar tantangan teknis di lapangan.
SAKA merencanakan pengeboran satu sumur eksplorasi pada kuartal tiga 2026 sebagai langkah strategis untuk membuka potensi sumber daya migas baru
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatatkan produksi migas mencapai 935 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD) di semester I-2026
Temuan ini menjadi kabar positif di tengah upaya pemerintah meningkatkan produksi migas nasional dan memperkuat ketahanan energi.
PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat kinerja produksi minyak dan gas (migas) di atas target pada kuartal I-2026.