Kumpulan Berita
PT Pertamina Patra Niaga (PPN) memberikan klarifikasi tegas terkait kabar yang beredar luas di media sosial mengenai larangan bagi merek kendaraan tertentu untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite mulai 1 Juni 2026.
Pertamina telah menaikkan harga BBM nonsubsidi, seperti Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex per Selasa, 21 April 2026.
PT Pertamina (Persero) menegaskan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bagi masyarakat tetap terjaga di tengah penutupan Selat Hormuz.
Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi dan nonsubsidi pada 1 April. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan langkah tersebut diputuskan usai pemerintah melakukan koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pertamina, yang dilakukan berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Media sosial dihebohkan dengan kabar kenaikan bahan bakar minyak (BBM) Pertamina non subsidi besok, Selasa (1/4/2026). Diperkirakan kenaikan harga berlangsung cukup signifikan.
Presiden Prabowo Subianto mengaku kaget Pertamina memiliki 200 anak dan cucu perusahaan. Prabowo pun menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya langkah konsolidasi besar-besaran di tubuh BUMN.
Cadangan BBM nasional sekitar 20 hari bukan berarti bahwa setelah itu BBM akan habis. Sebab, Pertamina terus melakukan stabilisasi stok BBM.
Pertamina menjaga pasokan energi nasional, terutama momen Ramadhan dan Idulfitri 2026 dengan berbagai langkah penguatan (build-up) pasokan energi seperti BBM dan LPG.