Kumpulan Berita
Nilai tukar rupiah diprediksi akan terus mengalami tekanan hebat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pekan depan Senin (30/3/2026).
Bank Indonesia (BI) memastikan tetap mengawal stabilitas nilai tukar Rupiah selama periode libur panjang Idulfitri 1447 H. Langkah antisipasi ini diambil guna meredam potensi gejolak pasar global yang meningkat akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (6/1/2026), turun 18 poin atau sekitar 0,11 persen ke level Rp16.758 per dolar AS.
Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) resmi membuang dolar AS. Kedua negara sepakat transaksi memakai mata uang Rupiah dan Won.
rupiah ditutup menguat tipis 10 poin atau 0,06% ke level Rp16.220 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
Sri Mulyani menanggapi perihal Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ke level Rp 15.978.
KSSK mencatat kinerja nilai tukar rupiah lebih baik dari negara ASEAN lain seperti Baht Thailand dan Peso Filipina.
Perry Warjiyo menyatakan bahwa nilai tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang ditempuh BI.