Kumpulan Berita
Gunung Semeru yang berada di wilayah Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi disertai awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur mencapai 3,5 kilometer ke arah tenggara pada Sabtu (18/7/2026) pukul 06.21 WIB.
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Minggu (31/5/2026) pukul 08.16 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, tinggi kolom abu mencapai sekitar 1.300 meter di atas puncak atau sekitar 4.976 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Jumat (29/5/2026) pukul 19.07 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu mencapai sekitar 2.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.676 meter di atas permukaan laut.
Selain itu, warga juga diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
Masyarakat juga diminta agar mewaspadai potensi awan panas, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan pada Minggu (8/3/2026).
Gunung Semeru, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Kamis (4/12/2025), pada pukul 06:38 WIB. Tinggi kolom abu tercatat ± 1.000 meter di atas puncak (± 4.676 meter di atas permukaan laut).
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) turun langsung menemui para penyintas erupsi Gunung Semeru yang masih bertahan di lokasi pengungsian di SMP 2 Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Selasa 2 Desember 2025. Selain memberikan hiburan untuk anak-anak penyintas, Partai Perindo juga menyalurkan bantuan logistik dan mendorong percepatan pemulihan pascabencana.