Kumpulan Berita

Senpi di Sekolah.


Megapolitan
11 August 2026

Ratusan Senjata yang Ditemukan di Sekolah Harapan Ibu Jaksel Kondisinya Rusak

Pemeriksaan dilakukan di tiga ruangan, yakni ruangan mantan ketua pengurus yayasan, ruangan sekretaris, serta ruangan sarana-prasarana yayasan.

Megapolitan
10 August 2026

Polisi Pastikan Tak Ada Senjata Api di Sekolah Harapan Ibu

Saat ini, lanjut Iman, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap kepemilikan ratusan benda berbentuk senjata yang ditemukan dalam ruang kerja mantan Ketua Yayasan Indra Wargadalem (IWD).

Nasional
10 August 2026

Cerita Awal Berdirinya Yayasan Sekolah Harapan Ibu, Tempat Ditemukannya Ratusan Senpi

Salah satu pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI-PP), Yan Sofyan Syafe'i, mengungkap sejarah awal berdirinya sekolah yang kini menjadi sorotan setelah temuan 995 pucuk senjata di lingkungan sekolah. Ratusan senjata api (senpi) itu ditemukan di dalam ruangan tertutup milik mantan ketua yayasan berinisial IWD.

Megapolitan
9 August 2026

Yayasan Sekolah Harapan Ibu Pertanyakan Dasar Penyimpanan Ratusan Senjata oleh Eks Ketua Yayasan

Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI PP) membantah klaim bahwa ratusan senjata yang ditemukan di lingkungan sekolah berkaitan dengan kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) menembak. Tim hukum yayasan, Alvons Kurnia Palma, meminta pihak yang menyebut keberadaan senjata untuk kebutuhan ekstrakurikuler agar membuktikan dasar dan persetujuan kegiatan tersebut.

Megapolitan
9 August 2026

Buntut Temuan Senjata, Sekolah Islam Harapan Ibu Terapkan Pembelajaran Daring Sepekan

Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI PP) memutuskan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama sepekan, mulai Senin hingga Jumat, 10-14 Agustus 2026. Kebijakan itu diambil menyusul temuan ratusan senjata di lingkungan Sekolah Islam Harapan Ibu, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, serta menunggu proses sterilisasi oleh pihak kepolisian.

Megapolitan
7 August 2026

Temuan Ratusan Senjata Api Hingga Narkoba di Sekolah Swasta Ternyata dari Sengketa

Kliennya sama sekali tidak mengetahui keberadaan senjata, narkoba dan CD porno tersebut. Pasalnya, kata dia, barang bukti itu tersimpan sejak sekolah dipimpin oleh pengurus yayasan yang lama.