Kumpulan Berita
Siklon Tropis NOUL memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Centre Jakarta (TCWC Jakarta) melaporkan munculnya dua bibit siklon tropis, yakni 93S dan 95W, yang terpantau di wilayah perairan Indonesia pada awal Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan empat bibit siklon tropis yang sempat terpantau di sekitar wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta melaporkan kemunculan tiga bibit siklon tropis yang mengapit wilayah Indonesia, yakni Bibit Siklon Tropis 90S, 93S, dan 92P.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, yang berpotensi mencapai hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada periode 30 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan bibit siklon tropis baru yang diberi nama 96S di wilayah Samudra Hindia sebelah selatan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Aktivitas siklonik ini memicu potensi peningkatan tinggi gelombang dalam kategori sedang (1,25??"2,5 meter) di sejumlah perairan Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi peningkatan status Bibit Siklon 91S di Samudra Hindia barat daya Lampung telah menjadi Siklon Tropis Bakung sejak Jumat 12 Desember 2025 pukul 19.00 WIB.