Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto geram terhadap direksi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik.
Prabowo Subianto memperbaiki tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan menghapus praktik pemberian bonus atau tantiem.
Danantara Indonesia memastikan komisaris BUMN tidak lagi mendapatkan tantiem. Sementara, untuk direksi hanya didasarkan dari operasional.
Istilah tantiem menjadi topik pembahasan. Prabowo tidak memahami tantiem dan disebutnya sebagai akal-akalan.
Besaran tantiem direksi dan komisaris BUMN. Istilah tantiem kini mulai banyak dibahas setelah disinggung Presiden Prabowo Subianto.
Apa itu tantiem komisaris BUMN? Istilah yang tidak dipahami Prabowo. Tantiem adalah bagian keuntungan perusahaan yang dihadiahkan kepada karyawan.
Presiden Prabowo Subianto menyebut tantiem komisaris BUMN menyentuh Rp40 miliar per tahun.
Presiden Prabowo Subianto meminta jumlah komisaris BUMN dipangkas menjadi 4-5 orang dan menghapus sistem tantiem. Langkah ini diambil untuk efisiensi dan memastikan setiap rupiah diperjuangkan untuk rakyat, bukan untuk 'akal-akalan' komisaris yang minim kontribusi.