Kumpulan Berita
China memasuki wilayah TIbet pada 1950 dan menjanjikan otonomi khusus serta menghormati tradisi wilayah tersebut.
Hampir 600 warga asing dilaporkan masih hilang akibat bencana tersebut.
Data KBRI Dhaka menyebutkan terdapat 45 WNI saat ini berada di Nepal.
Sedikitnya 160 orang tewas dan ratusan lainnya masih hilang setelah banjir bandang menerjang wilayah pegunungan Nepal dan Tibet. Bencana tersebut menyapu desa, merusak jalan dan jembatan, hingga menghantam sejumlah proyek pembangkit listrik di kawasan dekat perbatasan Nepal-Tiongkok.
Sebanyak 341 warga asing dan 62 warga Nepal masih dinyatakan hilang.
Banjir ini dipicu oleh gempa bumi yang menyebabkan longsor dan menyumbat sungai.
China sebelumnya juga dilaporkan terlibat dalam penunjukan Panchen Lama, yang juga merupakan tokoh penting dalam Buddhisme Tibet.
Undang-undang ini telah mendapat kritik dari Amerika Serikat dan Uni Eropa.