Kumpulan Berita
Menurutnya, kebijakan itu adalah bagian dari revolusi mental.
"Jika itu benar, itu artinya bahwa penerapan aturan itu sangat intimidatif dan itu tidak boleh," kata Ketua Komisi V DPRD NTT Yunus T.
Pihak sekolah diminta untuk memperhatikan aspek keamanan dan pemenuhan gizi siswa para disdik tersebut.
Linus Lusi menjelaskan hal itu setelah terjadi pro kontra terhadap kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT.
Sandi mengatakan bahwa pemajuan waktu belajar mengajar diikuti dengan pemajuan waktu pulang sekolah.
Di samping itu juga dia mengaku khawatir jika terjadi aksi-aksi kriminalitas di jam-jam subuh yang dapat mengganggu psikis dan mental anak.