Kumpulan Berita
Pengiriman hasil bumi, berupa sayur dan buah, pangan, serta hasil ternak berupa sapi hidup via kereta dimulai November 2026.
Angkutan barang pakai kereta menjadi tumpuan sektor logistik. Dalam data KAI Logistik, pada Agustus 2026, volume pengiriman KALOG Express mencapai 8.369 ton.
KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengangkut sekitar 1,9 juta ton angkutan barang sepanjang Juli 2026.
Peningkatan tersebut didorong tingginya mobilitas masyarakat, terutama mahasiswa yang kembali ke daerah asal setelah menyelesaikan aktivitas perkuliahan
KAI Logistik, anak usaha PT KAI (Persero) mengelola angkutan barang mencapai sekitar 8,7 juta ton sepanjang semester I-2026.
Volume angkutan tercatat sekitar 9.352 TEUs, meningkat 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya
KAI Logistik menangani pengiriman heavy cargo melalui layanan logistik terintegrasi. Pada akhir Mei 2026, melakukan pengiriman secara bertahap sebanyak 25 kereta.
Pengembangan tersebut mencakup pembangunan gudang finished goods di Bandung dan Purwokerto yang ditargetkan rampung pada September 2026.