Kumpulan Berita
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melaporkan progres megaproyek ke Presiden Prabowo Subianto saat pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Diantaranya mengenai Giant Sea Wall atau Tanggul Laut di Pantai Utara (Pantura) Jawa hingga jaringan Kereta Api nasional.
Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas Kabinet Merah Putih secara virtual pada Senin 11 Mei 2026 sore. Rapat tersebut membahas penyelamatan Pantai Utara (Pantura) Jawa hingga jaringan kereta api nasional.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan bahwa proyek Giant Sea Wall merupakan mega proyek yang membutuhkan dukungan lintas daerah serta koordinasi banyak kementerian dan lembaga.
AHY menyebut progres normalisasi dan revitalisasi Kali Ciliwung telah mencapai 17 kilometer (km) atau sekitar 52 persen dari target total sepanjang 33 kilometer (km).
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa penyalahgunaan lahan serta kebiasaan membuang sampah sembarangan menjadi faktor utama penyebab banjir di wilayah perkotaan, khususnya Jabodetabek.
AHY mengatakan, pembangunan giant sea wall atau tanggul laut raksasa berfungsi melindungi wilayah pesisir Jawa bagian utara dari ancaman banjir rob.
AHY mengungkapkan, potensi ekonomi yang hilang jika proyek tanggul laut tidak dibangun mencapai USD368 miliar atau setara Rp6.396 triliun.
Pemerintah memastikan relokasi yang dilakukan dalam proyek tersebut tidak menurunkan kesejahteraan nelayan