Kumpulan Berita
Penanganan penumpang terus kami lakukan hingga bandara dinyatakan kembali dibuka
Kondisi tersebut membuat AirNav Indonesia memprioritaskan pengelolaan ruang udara yang terdampak, terutama di wilayah penerbangan Jakarta.
AirNav Indonesia terus memantau kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik.
Lalu lintas penerbangan selama periode tersebut diproyeksikan meningkat sekitar 4,5% dibandingkan periode normal.
Langkah ini mengacu pada kondisi cuaca buruk yang berisiko terhadap keselamatan penerbangan.
AirNav Indonesia siaga 24 jam memastikan setiap pesawat yang lepas landas dan mendarat dari Sabang hingga Merauke berjalan aman.
Runway atau landasan pacu 3 Bandara Udara Internasional Soekarno - Hatta (Soetta) ditutup sementara waktu.