Kumpulan Berita
Pembangunan Istana Mataram baru di bawah kekuasaan Sultan Amungkarat I memicu korban dari kalangan pejabat.
Ia berusaha untuk memulai pemerintahan baru pasca kejayaan Sultan Agung sang ayah di Mataram. Hal ini yang menimbulkan tekanan kepadanya.
Pengganti Sultan Agung atau Pangeran Anyakrakusuma Sultan Amangkurat I di Kesultanan Mataram konon punya kesenangan dunia.
Alhasil mereka terpaksa meminjam uang kepada pemerintah Kompeni Belanda untuk menutupi pembiayaan wilayahnya.
Konon ada suatu tanda ketika sang raja mengeksekusi para warga tak bersalah itu.
Awalnya pertarungan ini tidak pernah dikehendaki oleh Sultan Amangkurat I.
Konon selain kendala kekurangan jumlah pekerja, faktor alam berupa banjir bandang juga mempengaruhi pembangunan itu.
Nama Tumenggung Wiraguna muncul dari hasil surat menyurat pemerintah Belanda masa itu.