Kumpulan Berita
Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Islam Iran di Jakarta mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menargetkan lokasi sipil dan mengakibatkan wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei.
Serangan dari dua negara ini tidak akan berhenti hingga Iran menghentikan proyek senjata nuklirnya dan patuh pada kemauan Washington. Iran membalas. Semua basis militer AS di Timur Tengah dibom, termasuk membom Tel Aviv.
AFC tidak mau mengambil risiko dengan menunda sejumlah pertandingan kompetisi Asia imbas serangan AS dan Israel ke Iran.
Penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) ke Timur Tengah terdapat pembatalan dan penundaan.
Trump menulis dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, Khamenei yang berusia 86 tahun tewas dalam serangan gabungan AS-Israel
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei masih hidup. Hal itu dilontarkan dalam sebuah wawancara dengan NBC News seperti dikutip Aljazeera, Sabtu (28/2/2026).
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, menyatakan serangan terhadap sebuah sekolah dasar putri di Minab, sebuah kota di Provinsi Hormozgan, Iran selatan tidak akan dibiarkan tanpa balasan.
Menteri Pertahanan (Menhan) Iran Amir Nasirzadeh dan Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mohammad Pakpour, dikabarkan tewas dalam serangkaian serangan yang dilancarkan Israel.