Kumpulan Berita
Bayi 17 bulan asal Desa Bululawang, Kabupaten Malang, hilang sejak Kamis 15 Oktober 2020.
Ibunda Sherihan Maulidena, Rifka Agustiana menjelaskan bahwa awalnya sang anak pada tanggal 28 September pamit untuk bermain.
Kasi Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Kobar, Fahrul Laji mengatakan, kondisi korban lemah karena kelaparan.
Ia berharap kepolisian setempat dapat mengetahui dan menemukan ketiga anaknya dalam keadaan selamat.
Pengungkapan perdagangan anak tersebut berawal dari laporan kehilangan anak perempuan berinisial SA.
Pasangan ini baru sadar meninggalkan anaknya setelah ada di tengah perjalanan.
Dokter yang memeriksa bocah itu mengatakan bahwa dia sangat kotor dengan kondisi kulit yang, tapi dinyatakan sehat.