Kumpulan Berita
setidaknya ada 86 orang warga Kabupaten Gunungkidul, DIY dinyatakan positif terpapar penyakit antraks,
Kemenkes hingga saat ini masih melakukan penyelidikan epidemiologi kasus tersebut di dua Kecamatan yakni Semanu, dan Karangmojo untuk mengukur sebaran hingga penyebab pasti penularan virus.
Penyakit itu didapat usai mengkonsumsi daging sapi yang mati karena sakit.
Warga Desa Sidomulyo, Pagerwojo, Tulungagung mengalami gejala penyakit kulit seperti melepuh yang mirip gejala antraks.
Dalam tiga hari jumlah sapi mati mencapai 12 ekor dan menimbulkan keresahan masyarakat.
Peningkatan kewaspadaan dilakukan untuk mencegah masuknya ternak terinfeksi kuman anthrax ke Purworejo.
Pemkab Boyolali melakukan pencegahan penyebaran antraks dengan mengawasi ketat distribusi sapi dari luar daerah.