Kumpulan Berita
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menyampaikan keprihatinan atas laporan mengenai sebuah drone yang ditangkap di dekat Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi.
Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengutuk keras serangan keji yang dilakukan oleh kelompok Houthi terhadap dua kota suci umat Islam tersebut.
Sebanyak 13 warga sipil terluka setelah gelombang serangan rudal balistik, dan pesawat tak berawak atau drone yang dilancarkan pasukan Houthi ke wilayah Arab Saudi, pada Senin 14 September 2026.
Pertempuran di Yaman meningkat setelah Houthi merebut sejumlah wilayah penting di pesisir barat negara itu, mengontrol sepenuhnya Selat Bab el-Mandeb.
Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil, Arab Saudi mengatakan, tim pertahanan sipil di Kegubernuran Al-Tuwal, Wilayah Jazan.
Riyadh menyebut bahwa serangan tersebut tidak berasal dari Yaman maupun Iran, melainkan dar Irak.
Konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman kembali memanas. Arab Saudi menuduh Houthi melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah lokasi sipil, dan ekonomi di wilayah kerajaan hingga melukai sedikitnya 73 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.
Kapal tanker milik Korea Selatan, Senegal Prosperity, juga dilaporkan diserang pada hari yang sama.