Kumpulan Berita
B40 secara efektif menekan ketergantungan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, menghemat sebesar Rp130,21 triliun.
Pertamina tidak menampik bahwa dalam implementasinya terdapat sejumlah tantangan yang dirasakan oleh konsumen industri.
Peningkatan produktivitas sawit diperlukan untuk mendukung kebijakan mandatori biodiesel 40 atau B40.
Kilang Pertamina Internasional mendukung penerapan BBM jenis solar B40 mulai 1 Januari 2025.
Indonesia proyeksikan berhenti impor solar di 2026.
ESDM mengumumkan bahwa Bio Solar B40 berlaku mulai tahun ini atau 2025.
Pemerintah memastikan dana pungutan ekspor sawit cukup untuk mendanai program biodiesel B40 yang dimulai tahun depan.