Kumpulan Berita

Badan Pangan Nasional.


Hot Issue
Rabu 04 Februari 2026 11:48 WIB

Bapanas Segera Salurkan Bantuan Pangan Beras dan MinyaKita untuk 33,2 Juta KPM 

Badan Pangan Nasional (Bapanas) segera menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan MinyaKita kepada jutaan keluarga di seluruh Indonesia.

Hot Issue
13 January 2026

Stok Beras RI Capai 3,36 Juta di Awal Tahun, Ini Rinciannya

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan kondisi harga dan stok beras nasional pada awal 2026. Kondisi beras aman dan terkendali tanpa perlu melakukan impor.

Hot Issue
12 January 2026

Program Beras Murah SPHP Diperpanjang hingga 31 Januari 2026

Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2025 hingga 31 Januari 2026.

Hot Issue
4 January 2026

Bapanas Sebut Tak Ada Impor Beras, Gula dan Jagung pada 2026

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan pemerintah tidak akan melakukan impor beras, gula konsumsi, maupun jagung sepanjang 2026.

Hot Issue
4 January 2026

Update Harga Pangan pada Awal Tahun: Bawang Merah Rp41.088 per Kg, Cabai Rawit Merah Rp53.705 per Kg 

Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan dibanding hari sebelumnya pada Minggu (4/1/2026). Sebagian komoditas utama mengalami penurunan harga, namun ada juga yang naik.

Hot Issue
28 December 2025

Bapanas Buka Suara soal Harga Beras di Wilayah Indonesia Timur Masih Tinggi 

Badan Pangan Nasional (Bapanas) buka suara soal Harga beras di Indonesia bagian Timur terpantau masih relatif tinggi pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Bapanas mengatakan bahwa ini tidak lepas dari tantangan geografis di wilayah tersebut.

Hot Issue
26 December 2025

Surplus, Stok Telur Ayam Nasional Aman hingga Lebaran 2026

Ketersediaan telur ayam ras nasional dalam kondisi cukup hingga momen Lebaran 2026.

Hot Issue
14 December 2025

Bapanas: Harga Beras Deflasi di Akhir 2025 Meski Musim Paceklik

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat komoditas beras mengalami deflasi pada akhir semester kedua 2025 meskipun berlangsung pada periode paceklik. Kondisi ini dinilai sebagai indikasi membaiknya sistem produksi dan distribusi pangan nasional.