Kumpulan Berita
Para mahasiswa di Bangladesh telah memutuskan bahwa yang mereka butuhkan adalah Prof Yunus seorang peraih Nobel berusia 84 tahun.
Selama masa kepemimpinan Sheikh Hasina, Bangladesh telah mempererat hubungan dengan China dan Rusia.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tengah memproses pemulangan jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban jiwa dalam kebakaran di tengah aksi demonstrasi di Bangladesh
Mahasiswa yang memimpin protes mengatakan mereka tidak akan menerima pemerintahan yang dipimpin militer dan mendorong Prof Yunus untuk memimpin.
Pria berusia 84 tahun itu mengambil sumpah di istana presiden di Dhaka bersama lebih dari selusin anggota kabinet barunya.
Yunus bersumpah untuk menegakkan, mendukung, dan melindungi konstitusi.
BNP mengklaim bahwa kasus-kasus tersebut dibuat-buat untuk mencegah Zia terjun ke dunia politik.
Pemimpin mahasiswa yang mengorganisir protes tersebut menginginkan Yunus memimpin pemrintahan sementara di Bangladesh.