Kumpulan Berita
Indonesia menghadapi tantangan cuaca yang semakin tidak menentu, mulai dari hujan lebat yang menyebabkan banjir.
Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Rafael Granada Baay langsung memberikan perintah kepada Anggota TNI untuk gerak cepat membantu warga yang terdampak terdampak banjir.
Korps Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polri turut bergerak cepat membantu warga terdampak banjir di Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan. Selain menurunkan dapur lapangan, Korps Sabhara juga mengoperasikan unit Watergen
Empat bangunan yang berada di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor disegel dalam rangka pengawasan. Bangunan tersebut diduga melanggar aturan dan menjadi salah satu penyebab banjir yang terjadi di wilayah Jakarta.
Pramono juga akan mengirim bantuan mobil damkar.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung melakukan tinjauan udara menggunakan helicopter kondisi pasca banjir di Jakarta dan Bekasi pada Kamis (6/3/2025) pagi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat banjir masih menggenangi 9 RT. Berdasarkan data per pukul 22.00 WIB itu, 9 RT
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengimbau masyarakat Jakarta untuk waspada potensi curah hujan tinggi yang diperkirakan 11-20 Maret 2025 sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).