Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto kembali meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, pada Jumat (12/12/2025).
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, meminta Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, untuk membuka identitas 12 perusahaan yang diduga merusak hutan hingga menyebabkan banjir di tiga provinsi di Sumatera. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan mengingat kegiatan usaha tersebut telah memicu bencana besar yang menelan banyak korban jiwa.
Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana di wilayah Sumatra dan Aceh. Sebanyak 43,5 ton logistik diberangkatkan dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menangani bencana yang terjadi di Tanah Air. Usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan ke Pakistan dan Federasi Rusia, Presiden Prabowo langsung bergerak menuju wilayah terdampak bencana di Sumatera.
RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang memastikan pasokan obat-obatan untuk IGD dan poli darurat dalam kondisi aman dan mencukupi. Sebagian besar stok lama rusak akibat terendam lumpur, namun bantuan cepat dari berbagai lembaga membuat layanan tetap berjalan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal dunia bencana di Sumatera mencapai 990 orang.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan pencarian korban bencana di tiga provinsi meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dilakukan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Polri sudah mengantongi tersangka kasus dugaan gelondongan kayu atau pembalakan liar di Sumatera Utara (Sumut) yang diduga menjadi faktor terjadinya bencana alam.