Kumpulan Berita
Pemerintah menyampaikan perkembangan terkait progres pemulihan pascabencana di Sumatera. Salah satunya progres terkait pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).
Safrizal mengatakan, sebanyak 71 titik lokasi rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) telah dinyatakan berstatus "Hijau" atau siap bangun berdasarkan data terbaru per 14 April 2026.
Dari total tersebut, sebanyak 70 unit pada tahap awal ditargetkan rampung secara keseluruhan pada Mei 2026.
Usai perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, pemulihan di Aceh tetap berjalan intensif. Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) terus mendorong berbagai pekerjaan fisik di lapangan, termasuk melalui program pembersihan lingkungan dengan skema Padat Karya Tunai atau Cash for Work.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengungkapkan, lumpur dan tumpukan kayu masih menjadi kendala utama dalam pemulihan pascabencana di wilayah dataran rendah Sumatera.
Mayoritas lokasi yang sebelumnya terdampak lumpur kini sudah dibersihkan.
Polemik yang mengaitkan aktivitas pertambangan dengan banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut) pada November lalu perlu disikapi secara objektif dan berbasis kajian ilmiah yang transparan. Keputusan yang diambil pemerintah harus tepat, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera, Tito Karnavian melaporkan bahwa jumlah pengungsi di tiga provinsi terus mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data terakhir, jumlah pengungsi kini tersisa 11.250 orang.