Kumpulan Berita

bank indonesia.


Hot Issue
59 menit lalu

Rupiah Sempat Sentuh Rp18.000, BI Bakal Naikkan Suku Bunga?

Bank Indonesia (BI) buka suara mengenai peluang penyesuaian suku bunga acuan BI-Rate usai Rupiah melemah ke Rp18.000.

Hot Issue
29 September 2026

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Siapkan Intervensi 3 Jalur

Nilai tukar Rupiah kembali mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus psikologis baru di level Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan Selasa (29/9/2026).

Hot Issue
28 September 2026

Gubernur BI Ungkap Risiko Naikkan Suku Bunga Acuan, Ekonomi Bisa Tergerus 0,1 Persen

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan alasan mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 5,75 persen pada September 2026.

Hot Issue
27 September 2026

Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun, Uang Tunai Makin Jarang Dipakai

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa arah percepatan digitalisasi nasional harus berorientasi pada penciptaan dampak nyata bagi perekonomian, alih-alih sekadar berfokus pada kemudahan transaksi keuangan.

Hot Issue
26 September 2026

BI Perluas QRIS Antaranegara, Bidik Timor Leste dan Hong Kong

BI memperluas QRIS Antarnegara ke Timor Leste dan Hong Kong. Sistem pembayaran lintas negara tersebut ditargetkan mulai diluncurkan pada tahun depan.

Hot Issue
25 September 2026

Gubernur BI Ungkap Alasan Kredit Nganggur Perbankan Tembus Rp2.548 Triliun

BI mencatat fasilitas kredit perbankan yang telah disetujui namun belum ditarik oleh debitur (undisbursed loan) masih bertahan di level tinggi, yakni mencapai sekitar Rp2.548 triliun per Juli 2026.

Hot Issue
25 September 2026

BI Masih Cetak Uang Rp100.000 Tanda Tangan Purbaya hingga Diminta Kolektor

BI masih mencetak uang Rp100.000 yang memuat tanda tangan Perry Warjiyo serta Purbaya Yudhi Sadewa.

Hot Issue
24 September 2026

Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun Lunas, Suahasil: Penanganan Krisis 1997-1998 Selesai

Obligasi yang diterbitkan pemerintah pada 1998 tersebut dirancang sebagai instrumen penyelamatan sektor perbankan dan dibeli langsung oleh bank sentral.