Kumpulan Berita
Bank Indonesia (BI) mengungkap skenario bank sentral Amerika Serikat bakal mengerek suku bunga acuan mulai Maret 2022.
Komite The Fed memutuskan untuk mengurangi laju pembelian aset bersih sebesar USD20 AS untuk sekuritas obligasi pemerintah
Dolar AS mencapai level tertinggi dalam 16 bulan terakhir terhadap euro.
Dolar AS melemah pada perdagangan Rabu, setelah Federal Reserve menyatakan tidak mengharapkan untuk menaikkan suku bunga
Federal Reserve mengulangi janjinya untuk mempertahankan suku bunga pada target mendekati nol
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada pembukaan perdagangan
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memproyeksikan Bank Sentral AS akan tetap mempertahankan suku bunga acuan.
The Federal Reserve memproyeksikan Rabu bahwa ekonomi AS akan menyusut 6,5% pada 2020, diikuti oleh kenaikan 5% tahun depan.