Kumpulan Berita
Pemerintah telah menggelontorkan 100 ribu paket bantuan pangan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas harga pangan pasca Idulfitri 1447 Hijriah. Program ini menjadi bagian dari kegiatan "Dari Istana untuk Rakyat" yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Kebijakan Paket Ekonomi 2025 dinilai strategis dan berpihak pada petani serta ketahanan pangan nasional. Program bantuan pangan, replanting, insentif PPh UMKM, dan Koperasi Merah Putih diharapkan memperkuat ekonomi petani dan stabilitas pasokan pangan.
Pemerintah akan kembali menyalurkan bantuan pangan beras pada Oktober dan November 2025 kepada lebih dari 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Anggaran berasal dari Kementerian Keuangan dan menggunakan data DTKSEN sebagai acuan penerima.
Bapanas memastikan stok beras nasional aman meski harga naik akibat kenaikan harga Gabah Kering Panen (GKP). Pemerintah melakukan intervensi melalui program SPHP dan bantuan pangan untuk stabilisasi harga.
Ada potensi kebocoran dan penyalahgunaan distribusi beras SPHP oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp16,02 triliun untuk anggaran 2026.
Bantuan pangan beras untuk periode Juni-Juli 2025 sudah siap untuk disalurkan kepada 18,3 juta penerima