Kumpulan Berita
Harga BBM Pertamina turun mulai Sabtu 1 Agustus 2026. Pertamina menurunkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax, Pertamax Green dan Pertamax Turbo.
Harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax diprediksi turun pada 1 Juli 2026. Harga Pertamax turun merespons turunnya harga minyak dunia.
PT Pertamina Patra Niaga menegaskan penetapan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax series pada 10 Juni 2026 sudah mengacu pada mekanisme harga pasar sesuai formula yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Pertamina telah menaikkan harga BBM nonsubsidi, seperti Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex per Selasa, 21 April 2026.
Kedua hal ini melanda industri otomotif Indonesia dalam waktu berdekatan.
PT Pertamina (Persero) telah resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mulai hari ini, Sabtu 18 April 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PT Pertamina (Persero) akan menyerap selisih antara harga keekonomian dan harga jual eceran BBM nonsubsidi yang saat ini diputuskan tidak naik oleh pemerintah. Langkah ini diambil di tengah lonjakan harga minyak dunia yang menyebabkan jarak cukup lebar antara harga pasar dan harga jual di SPBU.
Penjualan Pertalite turun di 2025, sementara konsumsi BBM non-subsidi naik signifikan. Masyarakat beralih ke BBM berkualitas. Kompensasi subsidi Pertalite diprediksi turun Rp12,61 triliun. Market share BBM non-subsidi naik dari 11% menjadi 15%.