Kumpulan Berita
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mewanti-wanti potensi cuaca ekstrem di wilayah Jakarta pada periode 21??"27 Januari 2026. Selama periode tersebut, Jakarta berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
BMKG bersama BPBD DKI Jakarta dan TNI AU menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya hingga 22 Januari 2026.
Diketahui, banjir di Jakarta akibat intensitas hujan yang tinggi sejak semalam, sehingga mengakibatkan sejumlah wilayah terendam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Minggu (18/1/2026) sore, sebanyak 45 RT dan 21 ruas jalan di Jakarta masih tergenang banjir. Selain itu, hujan deras juga menyebabkan lima pohon tumbang di sejumlah wilayah.
Banjir melanda kawasan Rawa Indah, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu (18/1/2026). Ketinggian air mencapai 70 sentimeter, sehingga petugas BPBD DKI Jakarta melakukan evakuasi terhadap warga yang hendak mengungsi.
Ini merupakan langkah antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi di wilayah DKI Jakarta.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC), untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi atau cuaca ekstrem di wilayah Jakarta. Operasi tersebut akan berlangsung hingga lima hari ke depan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, mewanti-wanti masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir Ibu Kota, pada periode 13??"20 Januari 2026.