Kumpulan Berita
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menyatakan bahwa kolaborasi dengan PT Pertamina Power Indonesia membuahkan hasil.
Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat perdagangan karbon dunia.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa tak akan memperpanjang insentif biaya transaksi di bursa karbon.
OJK meminta publik untuk tak membandingkan antara Bursa Karbon dengan Pasar Saham karena keduanya mempunyai mekanisme perdagangan berbeda.
OJK mencatat total nilai perdagangan karbon pada 26-29 September 2023 di Bursa Karbon mencapai Rp29,21 miliar
Bursa Karbon Indonesia mencatat nilai transaksi mencapai Rp974.400 pada hari ini
Inisiatif Pembangunan Rendah Karbon (Low Carbon Development Initiative/LCDI) di Indonesia
Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey untuk melaksanakan program dekarbonisasi dan penyelenggaraan NEK di BUMN