Kumpulan Berita
Bank Indonesia (BI) menyebut posisi cadangan devisa (cadev) nasional berada dalam kondisi yang sangat kokoh dan lebih dari cukup untuk menjaga ketahanan serta stabilitas moneter dalam negeri. Penegasan ini dikeluarkan guna memberikan kepastian pada pasar di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global.
Bank Indonesia (BI) menayatakan posisi cadangan devisa (cadev) nasional berada dalam kondisi yang sangat kokoh dan lebih dari cukup untuk menjaga ketahanan serta stabilitas moneter dalam negeri. Penegasan ini dikeluarkan guna memberikan kepastian pada pasar di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global.
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2026 tercatat sebesar USD146,2 miliar, menurun dibandingkan posisi pada akhir Februari 2026 sebesar USD148,2 miliar.
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 tercatat sebesar USD151,9 miliar, menurun dibandingkan posisi pada akhir Januari 2026 sebesar USD154,6 miliar.
Bank Indonesia (BI) merilis posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar USD154,6 miliar atau lebih rendah dibandingkan posisi pada akhir Desember 2025 sebesar USD156,5 miliar.
Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa Indonesia mencapai USD156,5 miliar pada akhir Desember 2025.
Rupiah melemah tipis terhadap Dolar AS di akhir pekan, sejalan dengan tren mata uang Asia lainnya. BI melaporkan net outflow SRBI namun total modal asing masih inflow. Penurunan cadangan devisa juga memengaruhi pergerakan Rupiah. BI terus memperkuat koordinasi.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan ekonomi Indonesia tumbuh solid di atas 5% selama setahun pemerintahan Prabowo. Inflasi terkendali, ekspor positif, dan sektor perbankan berjalan baik.