Kumpulan Berita
Kemenkes RI merespons notifikasi resmi International Health Regulation (IHR) dari Otoritas Kesehatan Australia terkait temuan dua kasus campak pada warga negara asing (WNA) dengan riwayat perjalanan dari Indonesia pada Februari 2026.
Kementerian Kesehatan RI menerima notifikasi resmi dari otoritas kesehatan Australia, terkait kasus campak pada pasien yang memiliki riwayat perjalanan dari Indonesia. Informasi ini diterima melalui mekanisme International Health Regulations (IHR) dan telah diverifikasi serta ditindaklanjuti oleh PHEOC Kemenkes.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa tidak ada peningkatan kasus campak secara signifikan di Ibu Kota hingga saat ini.
20 anak di Sumenep meninggal akibat campak sejak Februari 2025. Menkes Budi Gunadi Sadikin mendorong vaksinasi massal sebagai upaya pencegahan. Pemerintah menargetkan imunisasi 70 ribu anak dalam 2 minggu dan memperketat pengawasan.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, prihatin atas Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang telah merenggut 17 nyawa anak-anak. Apalagi, 16 dari korban jiwa tercatat belum pernah menerima imunisasi.
Menteri Kesehatan menyatakan campak lebih menular dari COVID-19, dengan tingkat penularan 18 kali lipat. Vaksinasi adalah kunci pencegahan. Pemerintah melakukan imunisasi massal untuk mengatasi wabah campak dan melawan hoaks terkait vaksin.
Wabah campak di Sumenep ditetapkan sebagai KLB dengan 2.035 kasus. Kenali gejala campak (demam, batuk, ruam), penyebab (rendahnya imunisasi), dan penanganan (ORI) untuk melindungi anak dan mencegah penyebaran.