Kumpulan Berita
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), TNI dan PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI) terus melakukan upaya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga hari ketiga, Kamis (13/3/2025).
BMKG melaporkan dalam sepekan terakhir terjadi penurunan intensitas hujan secara signifikan di wilayah Indonesia khususnya Jawa bagian barat, pasca hujan ekstrem tanggal 3 Maret silam.
Cuaca Jakarta disebutkan akan diselimuti awan tebal hingga hujan ringan-petir saat pagi hari periode waktu pukul 07.00-13.00 WIB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) wilayah Jabodetabek hingga dua hari kedepan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi hingga pertengahan bulan Ramadhan 2025.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi intensitas hujan ekstrem di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada hari ini, Jumat (7/3/2025), wilayah di Jakarta bakal diguyur hujan hingga berawan.
Banjir Jakarta belum surut sepenuhnya. Namun, cuaca diprakirakan bakal kembali diguyur hujan sepanjang hari ini.