Kumpulan Berita
Atta Halilintar Geram Lihat Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Yogyakarta.
Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Yogyakarta, menjadi alarm keras bagi negara bahwa perlindungan anak di Indonesia belum berjalan secara utuh dan sistemik. Kejadian ini memicu keprihatinan luas dan menjadi sorotan serius terkait lemahnya sistem perlindungan anak di Indonesia.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyesalkan terjadinya tindak kekerasan anak yang terjadi di daycare Little Aresha.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengecam keras dugaan kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha di Yogyakarta.
Arzeti mewanti-wanti bahwa tindakan kekerasan di usia dini berpotensi meninggalkan trauma mendalam yang mengganggu tumbuh kembang anak secara jangka panjang.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyatakan, pemerintah mulai melakukan penyisiran terhadap tempat penitipan anak (daycare) yang tidak berizin di wilayah Kota Yogyakarta.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, diduga lebih tersistematis.
Dugaan kekerasan anak terjadi di Daycare Little Aresha, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Hal itu terungkap setelah polisi melakukan pengerebekan pada Jumat 24 April 2026. Penggerebekan dilakukan usai adanya laporan dugaan tindak kekerasan anak di daycare tersebut.