Kumpulan Berita
Bentrok massa aksi dengan polisi terkait aksi 27 Agustus di depan Gerbang DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat semakin memanas. Bahkan, konsentrasi massa bergeser hingga bentrokan pecah di kawasan flyover Slipi.
Polri menyampaikan apresiasi pada massa yang menyampaikan asprasi secara damai.
Massa aks terlihat menyalakan kembang api dan petasan.
Polda Metro Jaya mengendus adanya dugaan modus kegiatan sosial yang dilakukan oknum penunggang demonstrasi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Demo yang digelar di DPR sedianya menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati koruptor.
Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Ditressiber Polda Metro Jaya menangkap total 65 orang yang diduga ingin menunggangi aksi dengan tujuan membuat kerusuhan di demo depan Gedung DPR. Puluhan orang tersebut disinyalir terafiliasi dengan kelompok anarko.
Massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) membubarkan diri usai menerima hasil audiensi dengan pimpinan DPR RI terkait tuntutan percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago, mengatakan ada sejumlah orang yang diamankan untuk diperiksa jelang aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR hari ini, Kamis (27/8/2026).
Aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok bersama rekannya diterima Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Mereka langsung menuju ruang rapat paripurna.