Kumpulan Berita
Polri diminta segera menuntaskan penyelidikan terhadap aktor intelektual di balik demo rusuh yang terjadi pada 28-30 Agustus 2025.
Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah memberikan apresiasi atas kinerja Polri dalam menangani rangkaian aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai kota.
Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto membentuk tim investigasi independen pasca-demonstrasi ricuh.
Pengamat Intelijen, Wawan Purwanto, menegaskan bahwa Indonesia memiliki aturan sendiri dalam berdemokrasi dan semua pihak wajib menghormatinya.
Aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang berujung kerusuhan tak hanya menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi, tetapi juga membuka celah bagi ancaman keamanan yang lebih serius. Situasi massa yang tak terkendali kerap dimanfaatkan pihak tertentu untuk memperluas pengaruh, bahkan berpotensi menjadi pintu masuk bagi kelompok radikal-terorisme.
Anggota Komisi III DPR RI, Benny K. Harman, menyoroti meningkatnya kritik dan ekspresi ketidakpuasan publik terhadap DPR belakangan ini. Ia menilai amarah publik harus menjadi peringatan keras bagi lembaga legislatif.
Ribuan personel gabungan disiapkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah kelompok mahasiswa dan massa hari ini.
Polisi melepas 10 anak yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka atas peristiwa penyerangan ke Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Pondok Gede. Mereka telah dijemput orang tuanya untuk kembali ke rumah.