Kumpulan Berita

Dirjen Bea Cukai.


Hot Issue
22 September 2026

Prabowo Intruksikan Dirjen Bea Cukai Perketat Perbatasan dari Narkoba hingga Balpres

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, untuk memperketat pengawasan di wilayah perbatasan dan pesisir dari penyelundupan barang-barang ilegal baik narkoba hingga balpres.

Hot Issue
22 September 2026

Prabowo Panggil Dirjen Bea Cukai ke Istana, Bahas Apa?

Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Hot Issue
22 September 2026

Bongkar Penyelundupan Rp27,3 Miliar, Dirjen Bea Cukai Ungkap Modus Manipulasi Beras hingga Balpres

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama mengungkapkan modus operandi penyelundupan beras, garam, serta pakaian bekas impor.

Nusantara
9 August 2026

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Bintan, 8 WNA Diamankan

Delapan WNA yang diamankan terdiri dari satu orang WN Tawan dan 7 WN Myanmar.

Hot Issue
23 June 2026

Dirjen Bea Cukai Sebut Baju Bekas Ilegal dari China hingga Korea

Penyelundupan ribuan bale pakaian bekas impor ilegal (balepress) yang berhasil digagalkan di Jakarta dan Kalimantan Barat melalui jalur darat di perbatasan lintas negara.

Hot Issue
5 June 2026

Bea Cukai Sanksi Tiffany & Co Sebesar Rp97,49 Miliar

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan resmi menjatuhkan sanksi administratif berupa tagihan pabean dan denda finansial bernilai fantastis, yakni sekitar Rp97,49 miliar, kepada perusahaan perhiasan ternama Tiffany & Co.

Hot Issue
22 May 2026

Nasib Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Akan Ditentukan Minggu Depan

Dugaan aliran dana dari bos Blue Ray Cargo, John Field, kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama.

Nasional
22 May 2026

Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Uang ke Dirjen Bea Cukai Lebih dari SGD213.600

Jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut aliran uang dalam kasus korupsi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang diterima Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, ternyata lebih dari SGD 213.600. Sebab, Djaka disebut telah menerima sedikitnya enam kali aliran uang.