Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto memproyeksikan setoran dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada negara mencapai Rp200 triliun pada 2026.
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam memutuskan pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun.
Bank Mandiri menyepakati pembagian dividen senilai Rp44,47 triliun atau setara dengan 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengestimasi dana investasi yang dapat dikumpulkan dan dikelola dalam lima tahun ke depan sebesar Rp750 triliun
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia akan menempatkan sekitar 30 hingga 40 persen modalnya pada aset-aset likuid, seperti Surat Berharga Negara (SBN).
Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga September 2025 tercatat mengalami kontraksi tajam, turun hampir 20 persen.
BUMN tidak lagi setor dividen ke negara. Penggunaan dividen BUMN akan dialokasikan untuk berinvestasi yang dikelola Danantara.
PT Pertamina (Persero) menyetor Rp401,73 triliun ke kas negara sepanjang tahun 2024.