Kumpulan Berita
Perluasan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan agar dapat menjangkau pekerja rumah tangga, pengemudi ojek daring, kurir,
Perkembangan dunia kerja saat ini menuntut pekerja memiliki kompetensi yang relevan dengan bidang pekerjaannya
Menaker menyampaikan, tingkat penggunaan artificial intelligence (AI) di Indonesia masih berada di bawah rata-rata global.
Generasi muda Gen Z disiapkan masuk dunia kerja sektor energi. Tantangan sektor energi ke depan membutuhkan talenta muda.
Riset membuktikan Gen Z punya cara tersendiri di dunia kerja, menolak cara usang, prioritaskan kesehatan mental, fleksibilitas, makna, dan adaptasi AI. Pemberi kerja harus beradaptasi dengan preferensi Gen Z untuk menarik talenta terbaik.
Job hugging adalah fenomena karyawan bertahan di pekerjaan karena ketidakpastian ekonomi, takut AI, atau burnout. Dampaknya: stagnasi karir, penurunan produktivitas. Solusi: keterlibatan karyawan, dukungan mental, lingkungan positif.
Penelitian menunjukkan Gen Z aktif menggunakan AI untuk belajar, namun juga khawatir dampaknya pada kreativitas. Sekolah dan perusahaan perlu berperan membekali mereka dengan keterampilan AI yang bertanggung jawab. (177 karakter)
Gen Z enggan jadi pegawai kantoran karena prioritas emosional, gaya komunikasi beda, butuh feedback, nilai berbeda, dan realita kerja tak sesuai ekspektasi. Dunia kerja perlu beradaptasi untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan produktif.