Kumpulan Berita
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, Indonesia akan mempercepat transisi energi.
Pasokan biomassa untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) terus diperkuat.
Pertama, memastikan ketahanan energi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi; kedua, mempercepat transisi
PT Pertamina (Persero) mereduksi lebih dari 1 juta ton equivalen emisi karbon pada semester I 2025.
Indonesia membutuhkan investasi Rp3.000 triliun untuk proyek kelistrikan dalam RUPTL 2025-2034. PLN berupaya menarik investor dengan memperbaiki profil risiko dan fokus pada EBT serta peningkatan permintaan listrik di berbagai sektor.
DPP SP PLN meminta penangguhan RUPTL 2025-2034 yang menargetkan penambahan 69,5 GW pembangkit listrik. Mereka menilai RUPTL lebih mengutamakan investor asing daripada PLN, bertentangan dengan konstitusi dan amanat Presiden untuk memberdayakan BUMN.
Bisnis EBT Pertamina melalui Pertamina New and Renewable Energy (NRE) mencatatkan kapasitas terpasang mencapai 2.842,10 megawatt (MW)
Indonesia memiliki beragam sumber energi baru terbarukan (EBT) yang dapat menjadi sumber energi masa depan.