Kumpulan Berita
Pemerintah menargetkan defisit APBN 2026 sebesar 2,48% PDB, lebih rendah dari proyeksi 2025. Fokus pada pembiayaan inovatif, sinergi BLU, dan pengelolaan utang yang hati-hati untuk mencapai target tersebut.
Presiden Prabowo Subianto yakin APBN akan surplus di 2028 jika BUMN berkontribusi Rp809,6 triliun per tahun. Optimasi BUMN dan inovasi pembiayaan jadi kunci mewujudkan target tersebut.
Presiden Prabowo mengungkapkan berbagai stimulus dan program unggulan pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, termasuk investasi APBN, program makan bergizi gratis, revitalisasi sekolah, dan koperasi desa.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan RUU APBN 2026 dengan optimisme tinggi. Ia memaparkan pencapaian ekonomi yang kuat, penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan, serta program unggulan pemerintah yang telah dirasakan oleh masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto dalam Nota Keuangan menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang solid, penurunan kemiskinan & pengangguran, serta kinerja pasar saham yang menggembirakan di tengah ketidakpastian global. Target investasi paruh pertama APBN tercapai. Inflasi terkendali.
Presiden Prabowo Subianto mengklaim angka pengangguran di Indonesia berada di level terendah sejak krisis 1998. Kabinet Merah Putih berupaya memerangi kemiskinan dengan program Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan pembangunan Sekolah Rakyat.
Presiden Prabowo Subianto memaparkan capaian 299 hari pemerintahannya, termasuk pertumbuhan ekonomi di atas 5?n realisasi investasi Rp942 triliun yang menyerap 1,2 juta tenaga kerja. Meski demikian, ia mengakui pertumbuhan ekonomi belum dinikmati merata.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti keanehan ekonomi Indonesia, termasuk kelangkaan minyak goreng meski produsen sawit terbesar, dan harga pangan yang tak terjangkau. Ia menunjuk 'serakahnomics' dan pentingnya Pasal 33 UUD 1945 sebagai solusi.