Kumpulan Berita
IHSG ditutup menguat ke 8.025 setelah reshuffle kabinet jilid II oleh Presiden Prabowo Subianto. Sektor teknologi dan industri menjadi penopang utama indeks. Transaksi mencapai Rp18,10 triliun.
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Paket Ekonomi 2025 senilai Rp16,23 triliun. Paket ini meliputi program magang, insentif pajak, bantuan pangan, keringanan iuran BPJS Ketenagakerjaan, program padat karya, dan lainnya. Fokus pada akselerasi ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
Menkeu Purbaya memastikan penyaluran dana Rp200 triliun ke Bank Mandiri, BRI, BTN, BNI, dan BSI. Dana ini diharapkan mengalir ke sektor riil dan menggerakkan perekonomian Indonesia. Penempatan dana bersifat likuid dan tanpa tenor.
Presiden Prabowo menargetkan jutaan lapangan kerja baru melalui program prioritas seperti Koperasi Desa Merah Putih, replanting perkebunan, Kampung Nelayan, dan revitalisasi tambak. Pemerintah juga menyiapkan perlindungan sosial dan mengajak masyarakat tetap optimistis.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimis Indonesia bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 8?ngan menggerakkan mesin negara dan swasta bersamaan. Percepatan penyerapan anggaran dan kelonggaran transfer ke daerah menjadi langkah teknis.
Menkeu Purbaya menyalahkan kebijakan fiskal dan moneter atas demo besar Agustus 2025. Ia berjanji perbaiki kebijakan, fokus pada solusi cepat, dan kucurkan Rp200 triliun dari kas pemerintah ke perbankan untuk gerakkan sektor riil.
Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, dalam 10 bulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terjadi peningkatan kesejahteraan rakyat.
Menkeu Purbaya sebut ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah pemulihan global, tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 sebesar 5,12%. Target pertumbuhan 5,4% di 2026, didukung konsumsi rumah tangga dan investasi.