Kumpulan Berita
Febrio Kacaribu mengatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap menjadi shock absorber.
Yusuf Rendy Manilet menyatakan realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II 2022 yang mencapai 5,44% (yoy).
Arif Budimanta mengatakan strategi pemerintah selama ini telah berkontribusi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Luhut Binsar Pandjaitan optimis ekonomi Indonesia bisa tumbuh sekitar 6% dalam beberapa waktu ke depan dengan adanya efisiensi.
Abdurohman menyatakan bahwa perlambatan perekonomian China bisa berdampak ke Indonesia.
dr Brian Sri Prahastuti menyatakan bahwa pemerintah mengaktifkan kembali pembiayaan kasus Covid-19,
Varian baru dari Covid-19, yaitu B.1.1.529 atau Omicron telah masuk ke Indonesia.
Tidak Terasa hanya berbilang hari, kita akan menutup tahun 2021, Indonesia kini bersiap menyambut tahun depan.