Kumpulan Berita
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan, pemerintah tidak akan melakukan impor jagung sepanjang tahun 2026.
Indonesia mengekspor sebanyak 50.000 ton jagung telah diekspor ke Filipina.
Andi Amran Sulaiman menyatakan, Indonesia akan menghentikan impor jagung.
Produksi jagung dalam negeri mengalami surplus sebanyak 3 juta ton.
Budi Cahyato mengungkapkan, jagung lokal berpeluang untuk di ekspor. Lantaran, produksi jagung di dalam negeri surplus sampai 3 juta ton.
Mentan melepas ekspor 4.000 ton hasil produk turunan jagung dan gandum asal Banten ke negara tujuan China dan Filipina.
Kementan menyatakan Indonesia kini mampu jadi negara pengekspor jagung pipil.
Jokowi akan menghadiri Panen Raya Jagung serta pelepasan kontainer ekspor jagung di Gorontalo.