Kumpulan Berita
BPPTKG mencatat awan panas guguran itu memiliki amplitudo maksimum 31,9 milimeter dengan durasi 142,28 detik.
Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Rabu (12/8/2026) pagi. Berdasarkan informasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran terjadi pada pukul 08.50 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 1.800 meter.
Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi.
Gunung Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer ke arah barat daya pada Kamis (14/5/2026) dini hari. Aktivitas tersebut teramati pada pukul 00.58 WIB.