Kumpulan Berita
Johnson & Johnson diberitakan bersedia membayar kompensasi pada pihak-pihak yang mengklaim pemakaian bedak tabur ini telah menyebabkan kanker
Bukan hanya membahayakan jiwa, dari catatan data Riskesdas tahun 2018, prevalensi kasus kanker ovarium ini mengalami kenaikan