Kumpulan Berita
Naqdi mengatakan bahwa dalam perang ini Teheran berusaha mencapai daya tangkal yang membuat musuh tak lagi berani menyerang Iran.
Militer Iran menyatakan akan memberikan "balasan yang menghancurkan" terhadap serangan yang dilancarkan Amerika Serikat di wilayah selatan Iran. Pernyataan tersebut disampaikan Markas Besar Pusat Khatam-al-Anbiya, yang mengutuk keras aksi militer AS dan menyebutnya sebagai tindakan agresi yang terang-terangan.
Pangkalan Al-Azraq di Yordania yang menampung jet tempur F-35 turut menjadi sasaran.
Kematian Mayjen Khademi dikonfirmasi IRGC dan stasiun televisi IRIB.
Jika terverifikasi, ini akan menjadi jet F-35 AS kedua yang dihantam proyektil Iran sepanjang konflik.
Invasi darat oleh AS diprediksi akan menguntungkan bagi Iran dan kemungkinan besar akan menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa di di kedua belah pihak.
Ditutupnya Selat Hormuz telah memicu lonjakan tajam harga minyak dan bahan bakar di berbagai negara.
Trump mengklaim Iran berusaha menghubungi AS untuk membuat kesepakatan, tetapi "sudah terlambat".