Kumpulan Berita
Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan, telah memeriksa Match Commissioner terkait tragedi Kanjuruhan.
Beka menambahkan bahwa senjata yang digunakan oleh aparat pada saat itu adalah senjata berjenis laras licin panjang.
Mahfud MD menyebut hasil laboratorium gas air mata perlu dicocokkan dengan autopsi korban Tragedi Kanjuruhan.
Bahwa penembakan gas air mata itu merupakam peristiwa penting dalam tragedi Kanjuruhan.
Penembakan gas tersebut yang menimbulkan kepanikan dan sesak nafas, sehingga korban jiwa berjatuhan.
Rekonstruksi itu juga menggelar adegan soal penembakan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan tersebut.
Dari 132 korban meninggal, sebanyak 43 korban di antaranya masih berusia anak.
Pihaknya akan mengacu kepada regulasi keselamatan dan keamanan yang sudah dikeluarkan sesuai dengan statuta FIFA.